Sabtu, 25 Februari 2017

Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Hollaaaaaa gaiz caca come back lagi nihhhh!! Hari ini caca mau kasih tau cara memerahkan (lebih tepatnya biar bibirnya jadi pink-pink ala ala gitu dhe hahaha)  bibir secara alami dengan bahan yang gampang ditemukan di dapur-dapur kalian (yeay) jadi bahan bahan yang diperlukan yaituuuuu :
-Gula
jadikan gula sebagai scrub dibibir kita lalu gosok perlahan sampai merata nah setelah itu bilas deehh walaupun kalian baru nyoba ,hasilnya udah keliatan loh gaiz

sebelum                               sesudah

jadi foto ini pas caca baru pulang dari tanjung lesung makanya keling gitu wwkwk dan yg pasti bibirnya sangat sangat NGGAKK banget .. dan foto sebelah kanannya pas caca udah memulihkan kulit caca yang terkena sinar matahari dengan skincare yg caca pake (review skincare yg udah dipost diblog ini) dan lihatttt itu baru pertama kali caca pake gula untuk dijadikan scrub bibir tapi hasilnya udah keliatan nah gaizz bayangin aja kalo seminggu teratur pakai gula untuk jadi scrub bibir wahahah pasti langsung kaya bibir ala ala korea dehh .
Okay gaizzz semoga dengan informasi yang caca berikan berguna dan bermanfaat ,Good Luck!

Sabtu, 21 Januari 2017

Review skincare dari White-Neng dan Kojie-san Face Lightening Cream

    Hollaaaa gaiz gaiz hari ini caca mau me-review skincare yang caca beli di Gu*rdian .. jadi sebelumnya caca dan keluarga kan abis liburan di pantai hmm alhasil kulit jadi kebakar matahari karena tidak memakai sunblock/tabir surya cuz excited iam until i forgot to use sunlbock on my skin huhuhuhu
    ini dia penampakan setelah pulang dari pantai
my skin sunburn
     kulit caca jadi coklat kemerahan gitu karena terbakar sinar matahari dan pastinya caca ngerasa risih dan minder banget kalo keluar rumah terus akhirnya caca diajak pergi sama adik sepupu caca ke sebuah mall di jakarta timur terus disana caca langsung cari skincare yang bisa mulihin kulit yang terbakar a.k.a gosong(keling) terus caca pasti liat produk produk buat mulihin kulit gosong kan terutama wajah .. eh ada yang menarik yaitu White-Neng (Skin Whitening Cream) krim yang diperkaya dengan alpha arbutin, vit c,vit b3,ekstrak mulberry,licorice dan aloe vera .. akhirnya caca memutuskan membeli White-Neng tapi caca juga beli Kojie-san Face Lightening Cream.
White-Neng
Kojie-san Cream

dan ini dia penampakan setelah 3 minggu pemakaian White-Neng dan Kojie-san cream secara bersamaan  :

    Oh iyaaaa sebelum memakai kedua produk kecantikan ini jangan lupa cuci muka terlebih dahulu (caca pakai sabun cuci muka dari kojie-san) setelah itu aplikasikan White-Neng ke wajah yang gosong akibat sunburning tunggu sampai 10 menit dan langsung aplikasikan Kojie-san Cream ke wajah yang gosong juga, semoga bermanfaat untuk kalian yang kulitnya terbakar matahari atau kalian yang ingin memutihkan kulit walaupun setiap orang belum tentu cocok dengan produk yang caca gunakan tapi apa salahnya untuk mencoba, Good Luck!

Kamis, 19 Januari 2017

Tempat Wisata di Tanjung Lesung

              Hai guys im back yuhuuuu sekarang caca mau bagi info buat yang masih bingung liburan mau kemana???? caca akan berbagi info melalu cerita pengalaman caca dan keluarga.

             Jadi 3 minggu yang lalu tante caca ngajakin kita liburan terus kita rencana mau ke ancol eh tiba tiba pas udah di tol tante caca malah punya ide buat pergi ke daerah tanjung lesung and you know guys caca cuma bawa celana jeans doang -__- dan akhirnya melalui waze kita sampai ke Tanjung Lesung Beach Club nahhh Tanjung Lesung Beach Club inilah yang menjadi tujuan wisata caca dan keluarga , di TLBC ini terdapat tenda untuk kemah, hotel , dan villa caca dan keluarga memilih untuk menyewa tenda karna kami hanya menginap untuk 2-3 hari kami menyewa 2 tenda,1 tendanya dikenakan biaya rp.500.000 untuk 1 malam dan didalam tenda terdapat 2 kasur , colokan listrik, kipas angin dan diluar tenda terdapat tempat jemuran , untuk kamar mandinya didalam kamar mandi laki laki dan wanita kira kira ada 8 kamar bilas dan 8 tempat bab dan bak serta ada washtafel dengan 6 kran, untuk pantainya sih menurut caca bagus air lautnya pun masih biru malah kita bisa melihat dasarnya saking bersihnya tapi di pinggiran pantainya masih banyak karang karang jadi hati hati aja kalo mau ke pantainya dan yang lebih penting di pinggiran pantainya kalian masih bisa menemukan umang-umang (keong) tanjung lesung menurut caca masih kawasan pantai yang belum ramai pengunjung jadi masih asri oh iyaa tidak lupa juga di dalam pantainya terdapat ayunan seperti di gili loh guys dan yang terpenting kita dapat gratis sarapan dan tiket aktivitas kalian bebas milih satu dari beberapa wahana seperti bersepedah,snorkling, naik perahu yg untuk satu orang ituuhh haduhh caca lupa namanya apa hehehe. Pokoknya kalian harus ke Pantai Tanjung Lesung!!!

Senin, 30 Juli 2012

Anonymous Love Letter


Haii back to my new FF (entri) buat yang udah baca makasih banget chingu , danke so much deh pokoknya I LOVE THEM :D , caca buat lagi nih untuk memperbaiki yang amatiran lalu xixi :b..., ff yang ini temanya bukan K-pop ,tokoh tokohnya caca ambil dari nickelodeon nggak apa apa kan? okedeh ..NIHLIHAT!!!




   "Patriciaaa kenapa mukamu pucat?" tanya nina prihatin.
   "Aku kurang tidur , sepertinya aku tidak ikut praktik kimia!" tuturku.
   "Yasudah istirahat saja , semoga kamu bisa lebih baik pat " jawab nina dengan senyum hangat.
Aku tersenyum dan langsung pergi dari hadapan nina menuju asrama putri karena aku takut kalau nina tahu aku berbohong ,sebenarnya aku tidak pusing aku hanya kepikiran tentang surat cintaku yang nyasar ke loker orang lain , sebenarnya surat cinta itu tertuju untuk Jarome Clarke tapi ternyata aku salah loker.


(Asrama Putri)
   "Poppy (Boneka kelincin yang diberikan momnya dari umur 5tahun) aku masih sangat takut dengan surat cinta yang aku taruh di loker itu karena nina pernah bilang loker itu bukan punya Jarome , berarti surat cinta yang kutaruh di loker itu berada ditangan orang lain pastinya . Kalau aku cerita pada nina pasti nina akan tahu aku menyukai Jarome aku tidak mau semua orang tahu kalau aku menyukai Jarom, ingat ya poppy rahasia ini hanya aku dan kau saja yang tahu, oiya poppy aku baru teringat untung saja surat cinta yang kubuat untuk jarome tapi salah loker itu tanpa nama ,ehmm tapi apakah mungkin orang yang mendapat surat cinta itu sedang mencari tahu tulisanku? poppy aku sangat takut rasa takutku sama seperti diteror penjahat!" gumamku .
*2jam berlalu
   ceklek (suara pintu terbuka) " Pat kau sudah baikan? sepertinya kau belum membaik mau aku buatkan coklat hangat?" tawar nina.
   "Nina kau sangat baik ,tapi terimakasih coklat hangat tidak bisa memperbaiki rasa pusingku" jawabku dengan suara melemah.
   "Pat sepertinya kau tidak pusing ya? kau gelisah? kau gelisah kenapa pat?" tanya nina sahabatku dari Junior High School Anubis.
   "Eh? apakah tampangku sepert itu?" jawabku mengelak tebakan nina.
   "Sudahlah aku ini bersahabat denganmu sudah lama masa aku tidak bisa membedakan patricia sakit dan gelisah ,patricia kau tidak usah segan bercerita denganku aku ini sahabatmu , siapa tahu dengan kau bercerita kau bisa sedikit lebih tenang,apa masalahmu?"
   "Kau memang pintar menebak ,nina aku menyukai Jarome aku membuat surat cinta untuknya tapi surat cinta yang kutaruh bukan di loker jarome melainkan diloker orang lain aku takut sekali" tuturku dengan sedikit nada gemetar.
   "Kalau kau salah menaruh surat cinta itu pasti surat cinta itu berada ditangan lelaki lain karena dideretan loker jarome semuanya laki-laki ,kira kira siapaya? apakah mick?atau eddie?"
   "tapi aku membuat surat itu tanpa nama" tuturku.


Selama 3hari aku dan nina mencari tahu siapa yang mendapatkan surat cinta dariku , tapi semunya nihil tidak ada dari laki laki itu yang mendapat surat itu , lantas siapa yan mendapatkannya?.

   "PATTTTTTTT CEPAT KESINI!!!!"seru nina.
   "ada apa ? ada apa?"tanyaku.
   "pat coba kau lihat ini surat itu kan?" kata nina sambil menyodorkan surat itu agar aku bisa melihatnya.
   "HAH?IYA ini suratku, kenapa ada disini?" aku dan nina sangat bingung. "nina nina lihat lihat ada balasannya!" seruku.
   "coba kubaca 'terimakasih untuk kata kata indahmu aku sangat kagum kau pasti Patricia Williamson , aku sangat mengenal tulisanmu , jika kau ingin bertemu denganku kau bisa ke perpustakaan sekitar jam 7malam hari rabu' berarti hari ini , pat kau harus bertemu dengannya jam 7malam di perpustakaan malam ini dan jelaskan semua yg telah terjadi" kata nina.
   "baiklah!"jawabku dengan percaya diri.

Aku sangat gugup sekarang sudah jam 06.25 malam , aku tidak tahu harus bilang apa kepada orang misterius itu,membuat pikiranku tidak karuan.

Akhirnya tiba saatnya untuk bertemu dengannya aku berjalan menuju perpustakaan dengan sangat lambat kakiku gemetar tanganku juga , tp aku terus berjalan melewati lorong lorong yang sunyi karena semua siswi sudah masuk kekamar masing masing, langkah kakiku semakin lama semakin terasa tidak bisa lagi menopang tubuhku karena ini untuk pertama kalinya aku bertemu dengan seorang laki laki sendirian tanpa ditemani aku sangat gugup dan gelisah perasaan menyebalkan ini datang lagi merasuki pikiranku, aku sudah sampai di tempat tujuanku tapi tidak seorangpun ada ditempat itu kecuali Mrs.Lawrien yang sedang piket menjaga perpustakaan aku hanya tersenyum saat bertemu denga Mrs.Law (panggilan Mrs.Lawrien) ,aku pun celingak celingukan di perpustakaan, dan tiba tiba ada yg menarik tanganku.
   Aku sangat kaget dan takut "Waaaaaaaaah!!!!!!!!!!!!!! siapa kau siapa kau?" tanyaku dengan mata tertutup.
   "Bukalah matamu!" terdengar ditelingaku suara seorang laki laki ,suara itu membuat jangtungku berdebar debar ,suara itu sangat lembut melebihi suara penyair.
   Aku pun perlahan lahan membuka mataku terlihat dibenakku seorang laki laki tinggi berkulit putih dan berambut coklat gelap berada dihadapanku saat ini aku tercenggang karena ketampanannya, ketampananya terlihat seperti dari lahir batin , aku sangat bingung harus seperti apa? aku pun mencoba untuk tersenyum dan menyapanya.
   "Hay!"
   "Aku kira kau tidak akan datang, karena wanita yang anti kelas kimia sepertimu pasti akan menghiraukan hal yg sepele seperti bertemu denganku" gumamnya.
   "Kenapa kau bisa tahu aku kelas anti kelas kimia? dan kenapa kau bisa tahu aku adalah Patricia Williamson padahalkan aku tidak memberikan nama pada surat itu?"aku terus bertanya pada laki laki itu.
   "Aku tahu karena aku sangat mengenal tulisanmu,dan kau adalah seorang wanita yang pernah pingsan di kelas kimia 2tahun lalu"tuturnya.
   Aku semakin tercenggang karena dia mengetahui semua itu padahalkan kejadian itu waktu aku masih di Junior High School ."Bolehkah aku bertanya padamu?"tanyaku dengan perasaan sangat bingung.
   "silakan!"
   "Fabian Rutter , apakah itu kau yang sekarang ada dihadapanku?" tanyaku histeris.
   "iyaaa pat,haha wajahmu lucu !"jawabnya dengan sedikit tawa.
   "Fabian kau tidak ingin mengembalikannya padaku?" tanyaku dengan laga seperti agen rahasia.
   "mengembalikan apa?"tanyanya.
   "Kau laki laki yg menggendongku ke UKS 2tahun lalu kan , dan kau ingat aku pernah memberikan kalungku secara tidak sadar kepadamu"
   "Maksudmu ini?" sambil menyodorkan lehernya kepadaku.
   "Kauu..kauu memakainya?sejak kapan?"tanyaku sangat hesteris.
   "Hssssssttttt jangan histeris seperti itu" katanya dengan satu jari yang kini menyentuh bibirku. "sejak kau berikan kepadaku" berkata sambil tersenyum manis.
   "baiklah karena kau menjaga kalung pemberian alm.ayahku dengan baik malam ini juga kalung itu menjadi milikmu,oiya satu lagi jangan tersenyum sok manis itu dihadapanku membuatku merinding!"
   "kau terkesimah dengan senyumanku iniii yaaaa?"candanya
   Aku merasa sangat cocok dengannya aku tertawa sangat puas bersamanya ,dia seperti obat bagiku aku merasa tenang dan nyaman didekatnya aku tidak tahu mengapa?atau kenapa? tapi persaan itu sangat terasa dijaringan sel sel dalam tubuhku,saking bahagianya aku lupa untuk menjelaskan hal penting yang harus kukatakan padanya!.
   "Fabian aku harus kembali ke asrama putri ,aku duluan yaa byeee!" kataku dengan senyum.
   "Pat!" akupun menengok dan "Terimakasih "kataya lagi  dengan senyuman setelah mengecup pipiku.
   Jantungku bergoncang sangat kuat dalam hati aku berkata 'pipiku dikecup olehnya ohtuhaaaaaan apakah ini perasaan bahagia! terimakasih atas hadiahmu tuhaaaaan'.

   Akupun memulai langkahku untuk kembali kekamar tidurku, sesampainya di kamar.
  "Bagaimana pat?"tanya nina.
  "Oh nina aku sangaaat bahagia,kukira aku tidak perlu menjelaskan hal itu karena aku merasa surat itu tidak salah orang dia benar"seruku
   "maksudmu?aku tidak mengerti?"tanya nina dengan senyum getir.
   "laki laki itu telah membuat perasaanku menjadi lebih indah , dia jauh lebih baik dari pada Jarome!"
   "Namanya siapa?"
   "Dia Fabian Rutter aku bahagia telah mengenalnya" tuturku
   "Tersarah kamu saja pat" jawab nina dan langsung menutup selimutnya seakan mengakhiri perbincangan kita.
 

(Keesokan pagi aku dan nina menuju kantin untuk sarapan)
   "nina apa kau mau saladku? hehe kau tahukan aku tidak menyukai salad sayuran" tawarku cengengesan.
   "baiklah pat!kau membuatku tambah sehat karena memberikan sayuran itu padaku dan kau juga membuatku bertambah gemuk karena memberikan mayones itu untukku " jawabnya.
   "hehe tidak nin kau tidak akan gemuk hanya saja kau akan sedikit montok"jawabku agak ngeledek.
   "patriciaaaaa kau ini memang sangat pintar meledekiii orang yaaaa!"

   "permisi apakah masih ada tempat untukku?"tanya seorang laki laki tampan berambut coklat gelap dan berkulit putih.
   "fabian , silahkan duduk!!"sapaku histeris.
   "kau tak usah sehisteri itu ,haha"katanya dengan tawa kecilnya yang manis bila didengar.
   "nina ini fabian , fabian ini nina!"
   "senang bertemu denganmu" kata nina dan fabian bersamaan.
   "pat hari ini kau ada kelas melukis jangan bolos lagi!"seru nina
   "iya iya aku tidak akan bolos lagi"jawabku sambil mengunyah roti selai kacang kesukaanku.
   "pat kau ada kelas melukis?"tanya fabian.
   "iya!"
   "kau mau bareng kekelas melukis bersamaku ?karena aku juga ada kelas melukis sehabis ini" tawar fabian dengan senyuman yang sangat manis.
   "iya dengan senang hati" jawabku dengan senyuman malu.
   "pat ,fabian aku duluan ya karena kau piket sekarang sampai jumpa di istirahat makan siang!" kata nina dan langsung menghilang dari hadapanku dan fabian.
   "hey kau seperti anak TK coba lihat selai kacang itu menempel dibibirmu" ledek fabian.
   "mana mana?"tanyaku sambil menarik narik tangannya.
   "nih , ehmmmm selai kacang yang menempel dibibirmu lebih enak dari pada selai kacang dirotiku" kata fabian yang menjilat selai kacang yg menempel dibibirku.
   "FABIAN RUTTER!!!"
   "hahaha maaf pat ampuni akuu haha"

Aku dan fabian berjalan menuju kelas melukis ,fabian menggandeng tanganku aku merasakan kehangatan tubuhnya , kini kepalaku terisi penuh dengan dirinya ,mataku mencari sosoknya tubuhku mengisyaratkan cinta.
Anonymous Love Letter
End

Sabtu, 28 Juli 2012


Hai semua.. ,danke ( ื▿ ืʃƪ) jika kalian mau membaca cerita amatiran ini hehe *ketawa maksa*  Curhat dikit boleh yaa??

   Di temani dengan secangkir teh manis dingin dan tumis bihun buatan nenek membuat caca jadi semangat dehhh hihi... , okesip dari pada basabasi gapenting NIHLIHAT!!! :D

Title : The Sweetness of Spring

Genre : Romance,Happy.

Cast : Sunny and Sungmin.


   "Hey tukang tidur! sebaiknya kau bangun sekarang sebelum air didalam ember ini membasahi wajahmu yang menyebalkan itu!" gerutuku.
    "Memangnya... bisa cewek sepolosmu itu membasahi wajahku dengan air dalam ember?" jawab sungmin dengan sedikit ledekan yang tertuju pada gadis polos (sunny) yang tidak tahu apa apa? dan hanya bisa mengintil padanya.
    "Hey kau! kau bodoh ,aku ini hanya terlalu baikkkkk!!!" elak sunny sambil menjambak kecil rambut sungmin.
   "Awwww! jangan lakukan itu lagi, itu menyakitkan gadis polos!" sungmin dengan santainya menarik tangan sunny dan jatuh kepelukannya , dengan tenangnya "Tunggu sedikit lagi".
     "......." jangtung sunny berdebar semakin lama semakin kencang dalam pelukan sungmin "Waa..aah!!! i..ni pelecehan bodoh! cepat bangun sebelum kita terlambat masuk sekolah ".
      "Hmmm ya baiklah" jawab sungmin dan langsung bangkit dari tempat tidurnya.

(Di ruang tamu) 
       "bibi sangat berterimakasih padamu sunny karena mau membantu bibi membangunkan sungmin".
    "Ah bibi, jangan bilang terimakasih ini hanya pekerjaan yang mudah kok!" jawabku dengan nada sok tegar.
     "Hey ayo cepat sebelum terlambat" kata sungmin.
     "Baiklah! bibi kami permisih dulu".

(Sesampai disekolah)
    "Sungmin oppa! kau terlihat semakin hari semakin tampan" rayu seorang siswa kelas1 di SMA Nakase.
    "Ah kau bisa saja , terimakasih aku harus kekelas dulu " jawab sungmin dengan ramah.
         Dalam hati sunny menggerutu 'apa apaan itu! sangat menjijikan kau telihat tampan??? huuuh apanya? dari sikapnya saja tidak menarik! semua tertipu dengan senyuman sok manis itu!!!'.
       
   "Hey! kau jangan melamun ditengah jalan kau bisa diteriaki masa , dari pada kau bengon tidak karuan sebaiknya kau bawakan tasku ini".
            Tampa sadar aku langsung meraih tas itu dan membawanya sampai kekelas
        
Pelajaranpun berakhir semua siswa berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk makan siang kare na waktunya istirahat.
       "Sunny tolong belikan aku sepotong roti dan susu!" suruh sungmin.
     "Kau ini tidak peka ya? aku juga ingin makan siang dengan santai tanpa gangguan kau bodoh" jawabku tegas.
      "Sunnyku kau yang paling bisa kuandalkan dan kupercaya aku mohon sangat padamu kau tidak lihat tubuhku lemah karena belum sarapan " rayu sungmin kepada sunny yang memasang muka jutek.
       "Yasudahlah mana? kau harus bangun lebih pagi agar tidak merepotkanku!" akhirnya aku tetap saja mau dijadikan babu oleh sibodoh itu , tapi apadaya karena aku sangat menyukainya aku rela menjadi babu setianya.


      "Sunny bisakah kau membawa kertas kertas ini ke perpustakaan" bujuk seorang lelaki yang sekelas denganku.
        "hemmmm baiklah" jawabku dengan sedikit anggukan 
        "Maaf kanzaki sunny sudah punya janji denganku , kau ini bagaimana masa kau menyuruh gadis kecil ini membawa tunpukan kertas yang menutupi kepala" sambung sungmin.
                  Kanzaki langsung pergi meninggalkanku dan sungmin sambil menahan malu.
       "ehmm sung.. " kata kataku terputus karena sungmin langsung menebaknya "kenapa? kau ingin bilang terimakasih? hm sudahlah kata kata itu membosankan , sunnykan yang terpenting bagiku karena jika kau disuruh kanzaki nanti kau tidak bisa membantu aku lagi!".
       "SUNGMIIIIN!!! aku mohon perilakukan aku seperti gadis gadis itu dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah!!!" kataku tegas.
         "Baiklah!" jawabnya lirih dan langsung pergi meninggalkan aku begitu saja .

 Jam pelajaran terakhirpun telah berakhir semua anak pulang kerumah masing masing.
       "ehhmm sungmin kau tidak mau aku membawakan tasmu?" tawarku.
   "tidak apa , katanya kau mau aku perlakukan seperti gadis gadis itu? sekarang juga aku akan perlakukanmu seperti itu "
                  dalam hati sunny ' sungmin tidak menyuruh nyuruhku? ahhh itu sangat menyeramkan'.


(keesokan paginya)
     "sung..." kata kataku terputus lagi "hey kau jangan melamun ayo cepat kita berangkata ke sekolah sebelum kita terlambat" ajaknya dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah yg membuatku semakin merinding.
      "sungmin tidak biasanya kau bangun sepagi ini? kesambet apaan?" tanyaku.
               sungmin hanya membalas dengan senyum lembutnya.
     "mana tasmu? sini aku bawakan" tawarku.
    "tidak usah repot repot , aku bisa membawanya sendiri kok" jawab sungmin dengan senyum lembutnya itu.
      "sudahlah jangan merasa sok kuat kau kan tidak bisa kalau tanpa bantuanku" jawabku sok penting.
     "sunny kau yang bilang ingin diperlakukan seperti mereka kan ?" tegas sungmin tetap dengan senyuman khasnya itu.
      "Baiklah!" akupun langsung berlari menjauh dari sungmin.


Hari ini aku bolos sekolah karna aku takut menemui sungmin , sungmin memang beda memperlakukanku dengan gadis gadis itu tapi aku pergi ketempat yang menyejukan hatiku, ini tempat yang biasa aku jumpai dengan sungmin waktu TK , saat orangtuaku bertengkar aku pasti langsung ketempat ini dan menangis dengan puas bersama sungmin.
    " Wah waktu yang tepat saat bunga bunga bermekaran , walaupun aku masih sedikti sesak karena sungmin tapi aku akan mencoba melupakan hal yang tidak penting itu , huaaaaaah udaranya sangat sejuk membuat aku mengantuk" gumamku , aku pun tertidur di bawah pohon sakura yang sedang bermekaran.



(Di sekolah)
      "kanzaki , sunny kenapa tidak masuk?" tanya sungmin.
      "aku tidak tahu , bukannya kau yang selalu bareng sma dia?" jawab kanzaki.                                                 
     "apa? kau tidak tahu kalau dia kemana? kanzaki aku harus pergi sekarang maaf tolong bilang ke pak guru kalau akau harus izin karena ada acara keluarga"
                "baiklah kalau begitu" kata kanzaki.


sungmin pun langsung pergi meninggalkan sekolah hanya untuk mencari sunny yang hilang tanpa jejak.
   "hmmm kemana dia , bagaimana kalau dia diculik dia kan sangat polos , bodoh sekali!membuatku khawatir saja" gumam sungmin 
sungminpun terus berjalan "apa mungkin sunny pergi ketempat itu" gumam sungmin , sungminpun langsung berlari kecil ketempat indah itu.

      "Hey!malah tidur !" panggil sungmin.
      "huaaaah sungmin? kenapa kau ada disini , kau tidak sekolah?" tanya sunny.
      "kau sering memanggilku bodoh , tapi ternyata kau yang bodoh harusnya aku yang beratanya seperti itu.kenapa kau malah bersantai di tempat ini?pergi tanpa pamit membuat semua orang khawatir"gerutu sungmin 
      "memangnya ada orang yang menghawatirkan ku? orang tuaku sibuk dengan pekerjaanya sedangkan aku tidak mempunyai teman:"jawab sunny.
        "oh...jadi kau tidak menganggap si bodoh ini temanmu?"tanya sungmin.
        "memang kau mau menjadi temanku?kamu saja selalu menyuruh-nyuruh aku"keluh sunny.
        "ternyata benar yang bodoh itu kau,kau ini tidak peka banget sih!"
        "hah?maksudmu?"tanya sunny dengan mimik penasaran.
        "hah,dasar bodoh!pikir saja sendiri"kata sungmin.
       "jangan-jangan kau mempunyai rasa kepada ku?hahahaha...aku tidak akan tertipu dengan itu aku capek dengan drama ini membuatku pusing!"jawab sunny.
       "wah..ternyata kau bisa memilih tempat yang bagus untuk tidur ya..di bawah pohon  sakura yang sedang bermekaran dan udara sesejuk ini"kata sungmin mengalihkan pembicaraan.
         "aku ke sini karena sudah lama tidak ke tempat seindah ini,padahal waktu kita masih kecil kita sering menghabiskan waktu di tempat ini aku rindu saat-saat itu"gumam sunny.

          "apakah kamu ingin bermain seperti dulu lagi?"tanya sungmin dengan wajah serius.
          "haaaa.....aku tidak akan tertipu lagi itu hanya candaanmu saja kan?"tanya sunny.
 sungminpun bangkit dan memetik bunga sakura yang sedang bermekaran itu dan memberikannya kepada sunny.
sunny hanya terdiam melihat perubahan sikap sungmin .
       "dulu saat kita masih kecil aku pasti akan mencoba mengambil setangkai bunga sakura untukmu , walaupun waktu itu aku masih sangat kecil dan tidak bisa menggapai ranting ranting itu" gumam sungmin
        "sungmin jika kau tahu , aku sangat mencintaimu walau aku hanya diperlakukan seperti pembantu" jawab sunny jujur sambil meneteskan airmata.
sungmin tersenyum "hahahaha kau lucu sekali sunny , asal kau tahu aku sudah dari kecil menyimpan perasaan kepadamu , aku memperlakukanmu seperti itu karena aku tidak ingin kau menjauh dariku , karena tanpamu hidupku tak akan berarti .. aku juga sangat mencintai mu , terimakasih sudah mencintaiku" balas sungmin dengan persaan hati yang lega sekaligus bahagia.


   Akhirnya cintaku terbalaskan disaat musim semi , musim yang sangat indah saat bunga bunga bermekaran seperti perasaanku saat ini .

The Sweetness of Spring
Tamat.




Hai semua.. ,danke ( ื▿ ืʃƪ) jika kalian mau membaca cerita amatiran ini hehe *ketawa maksa*  Curhat dikit boleh yaa??

   Di temani dengan secangkir teh manis dingin dan tumis bihun buatan nenek membuat caca jadi semangat dehhh hihi... , okesip dari pada basabasi gapenting NIHLIHAT!!! :D

Title : The Sweetness of Spring

Genre : Romance,Happy.

Cast : Sunny and Sungmin.


   "Hey tukang tidur! sebaiknya kau bangun sekarang sebelum air didalam ember ini membasahi wajahmu yang menyebalkan itu!" gerutuku.
    "Memangnya... bisa cewek sepolosmu itu membasahi wajahku dengan air dalam ember?" jawab sungmin dengan sedikit ledekan yang tertuju pada gadis polos (sunny) yang tidak tahu apa apa? dan hanya bisa mengintil padanya.
    "Hey kau! kau bodoh ,aku ini hanya terlalu baikkkkk!!!" elak sunny sambil menjambak kecil rambut sungmin.
   "Awwww! jangan lakukan itu lagi, itu menyakitkan gadis polos!" sungmin dengan santainya menarik tangan sunny dan jatuh kepelukannya , dengan tenangnya "Tunggu sedikit lagi".
     "......." jangtung sunny berdebar semakin lama semakin kencang dalam pelukan sungmin "Waa..aah!!! i..ni pelecehan bodoh! cepat bangun sebelum kita terlambat masuk sekolah ".
      "Hmmm ya baiklah" jawab sungmin dan langsung bangkit dari tempat tidurnya.

(Di ruang tamu) 
       "bibi sangat berterimakasih padamu sunny karena mau membantu bibi membangunkan sungmin".
    "Ah bibi, jangan bilang terimakasih ini hanya pekerjaan yang mudah kok!" jawabku dengan nada sok tegar.
     "Hey ayo cepat sebelum terlambat" kata sungmin.
     "Baiklah! bibi kami permisih dulu".

(Sesampai disekolah)
    "Sungmin oppa! kau terlihat semakin hari semakin tampan" rayu seorang siswa kelas1 di SMA Nakase.
    "Ah kau bisa saja , terimakasih aku harus kekelas dulu " jawab sungmin dengan ramah.
         Dalam hati sunny menggerutu 'apa apaan itu! sangat menjijikan kau telihat tampan??? huuuh apanya? dari sikapnya saja tidak menarik! semua tertipu dengan senyuman sok manis itu!!!'.
       
   "Hey! kau jangan melamun ditengah jalan kau bisa diteriaki masa , dari pada kau bengon tidak karuan sebaiknya kau bawakan tasku ini".
            Tampa sadar aku langsung meraih tas itu dan membawanya sampai kekelas
        
Pelajaranpun berakhir semua siswa berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk makan siang kare na waktunya istirahat.
       "Sunny tolong belikan aku sepotong roti dan susu!" suruh sungmin.
     "Kau ini tidak peka ya? aku juga ingin makan siang dengan santai tanpa gangguan kau bodoh" jawabku tegas.
      "Sunnyku kau yang paling bisa kuandalkan dan kupercaya aku mohon sangat padamu kau tidak lihat tubuhku lemah karena belum sarapan " rayu sungmin kepada sunny yang memasang muka jutek.
       "Yasudahlah mana? kau harus bangun lebih pagi agar tidak merepotkanku!" akhirnya aku tetap saja mau dijadikan babu oleh sibodoh itu , tapi apadaya karena aku sangat menyukainya aku rela menjadi babu setianya.


      "Sunny bisakah kau membawa kertas kertas ini ke perpustakaan" bujuk seorang lelaki yang sekelas denganku.
        "hemmmm baiklah" jawabku dengan sedikit anggukan 
        "Maaf kanzaki sunny sudah punya janji denganku , kau ini bagaimana masa kau menyuruh gadis kecil ini membawa tunpukan kertas yang menutupi kepala" sambung sungmin.
                  Kanzaki langsung pergi meninggalkanku dan sungmin sambil menahan malu.
       "ehmm sung.. " kata kataku terputus karena sungmin langsung menebaknya "kenapa? kau ingin bilang terimakasih? hm sudahlah kata kata itu membosankan , sunnykan yang terpenting bagiku karena jika kau disuruh kanzaki nanti kau tidak bisa membantu aku lagi!".
       "SUNGMIIIIN!!! aku mohon perilakukan aku seperti gadis gadis itu dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah!!!" kataku tegas.
         "Baiklah!" jawabnya lirih dan langsung pergi meninggalkan aku begitu saja .

 Jam pelajaran terakhirpun telah berakhir semua anak pulang kerumah masing masing.
       "ehhmm sungmin kau tidak mau aku membawakan tasmu?" tawarku.
   "tidak apa , katanya kau mau aku perlakukan seperti gadis gadis itu? sekarang juga aku akan perlakukanmu seperti itu "
                  dalam hati sunny ' sungmin tidak menyuruh nyuruhku? ahhh itu sangat menyeramkan'.


(keesokan paginya)
     "sung..." kata kataku terputus lagi "hey kau jangan melamun ayo cepat kita berangkata ke sekolah sebelum kita terlambat" ajaknya dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah yg membuatku semakin merinding.
      "sungmin tidak biasanya kau bangun sepagi ini? kesambet apaan?" tanyaku.
               sungmin hanya membalas dengan senyum lembutnya.
     "mana tasmu? sini aku bawakan" tawarku.
    "tidak usah repot repot , aku bisa membawanya sendiri kok" jawab sungmin dengan senyum lembutnya itu.
      "sudahlah jangan merasa sok kuat kau kan tidak bisa kalau tanpa bantuanku" jawabku sok penting.
     "sunny kau yang bilang ingin diperlakukan seperti mereka kan ?" tegas sungmin tetap dengan senyuman khasnya itu.
      "Baiklah!" akupun langsung berlari menjauh dari sungmin.


Hari ini aku bolos sekolah karna aku takut menemui sungmin , sungmin memang beda memperlakukanku dengan gadis gadis itu tapi aku pergi ketempat yang menyejukan hatiku, ini tempat yang biasa aku jumpai dengan sungmin waktu TK , saat orangtuaku bertengkar aku pasti langsung ketempat ini dan menangis dengan puas bersama sungmin.
    " Wah waktu yang tepat saat bunga bunga bermekaran , walaupun aku masih sedikti sesak karena sungmin tapi aku akan mencoba melupakan hal yang tidak penting itu , huaaaaaah udaranya sangat sejuk membuat aku mengantuk" gumamku , aku pun tertidur di bawah pohon sakura yang sedang bermekaran.



(Di sekolah)
      "kanzaki , sunny kenapa tidak masuk?" tanya sungmin.
      "aku tidak tahu , bukannya kau yang selalu bareng sma dia?" jawab kanzaki.                                                 
     "apa? kau tidak tahu kalau dia kemana? kanzaki aku harus pergi sekarang maaf tolong bilang ke pak guru kalau akau harus izin karena ada acara keluarga"
                "baiklah kalau begitu" kata kanzaki.


sungmin pun langsung pergi meninggalkan sekolah hanya untuk mencari sunny yang hilang tanpa jejak.
   "hmmm kemana dia , bagaimana kalau dia diculik dia kan sangat polos , bodoh sekali!membuatku khawatir saja" gumam sungmin 
sungminpun terus berjalan "apa mungkin sunny pergi ketempat itu" gumam sungmin , sungminpun langsung berlari kecil ketempat indah itu.

      "Hey!malah tidur !" panggil sungmin.
      "huaaaah sungmin? kenapa kau ada disini , kau tidak sekolah?" tanya sunny.
      "kau sering memanggilku bodoh , tapi ternyata kau yang bodoh harusnya aku yang beratanya seperti itu.kenapa kau malah bersantai di tempat ini?pergi tanpa pamit membuat semua orang khawatir"gerutu sungmin 
      "memangnya ada orang yang menghawatirkan ku? orang tuaku sibuk dengan pekerjaanya sedangkan aku tidak mempunyai teman:"jawab sunny.
        "oh...jadi kau tidak menganggap si bodoh ini temanmu?"tanya sungmin.
        "memang kau mau menjadi temanku?kamu saja selalu menyuruh-nyuruh aku"keluh sunny.
        "ternyata benar yang bodoh itu kau,kau ini tidak peka banget sih!"
        "hah?maksudmu?"tanya sunny dengan mimik penasaran.
        "hah,dasar bodoh!pikir saja sendiri"kata sungmin.
       "jangan-jangan kau mempunyai rasa kepada ku?hahahaha...aku tidak akan tertipu dengan itu aku capek dengan drama ini membuatku pusing!"jawab sunny.
       "wah..ternyata kau bisa memilih tempat yang bagus untuk tidur ya..di bawah pohon  sakura yang sedang bermekaran dan udara sesejuk ini"kata sungmin mengalihkan pembicaraan.
         "aku ke sini karena sudah lama tidak ke tempat seindah ini,padahal waktu kita masih kecil kita sering menghabiskan waktu di tempat ini aku rindu saat-saat itu"gumam sunny.

          "apakah kamu ingin bermain seperti dulu lagi?"tanya sungmin dengan wajah serius.
          "haaaa.....aku tidak akan tertipu lagi itu hanya candaanmu saja kan?"tanya sunny.
 sungminpun bangkit dan memetik bunga sakura yang sedang bermekaran itu dan memberikannya kepada sunny.
sunny hanya terdiam melihat perubahan sikap sungmin .
       "dulu saat kita masih kecil aku pasti akan mencoba mengambil setangkai bunga sakura untukmu , walaupun waktu itu aku masih sangat kecil dan tidak bisa menggapai ranting ranting itu" gumam sungmin
        "sungmin jika kau tahu , aku sangat mencintaimu walau aku hanya diperlakukan seperti pembantu" jawab sunny jujur sambil meneteskan airmata.
sungmin tersenyum "hahahaha kau lucu sekali sunny , asal kau tahu aku sudah dari kecil menyimpan perasaan kepadamu , aku memperlakukanmu seperti itu karena aku tidak ingin kau menjauh dariku , karena tanpamu hidupku tak akan berarti .. aku juga sangat mencintai mu , terimakasih sudah mencintaiku" balas sungmin dengan persaan hati yang lega sekaligus bahagia.


   Akhirnya cintaku terbalaskan disaat musim semi , musim yang sangat indah saat bunga bunga bermekaran seperti perasaanku saat ini .

The Sweetness of Spring
Tamat.