Sabtu, 28 Juli 2012


Hai semua.. ,danke ( ื▿ ืʃƪ) jika kalian mau membaca cerita amatiran ini hehe *ketawa maksa*  Curhat dikit boleh yaa??

   Di temani dengan secangkir teh manis dingin dan tumis bihun buatan nenek membuat caca jadi semangat dehhh hihi... , okesip dari pada basabasi gapenting NIHLIHAT!!! :D

Title : The Sweetness of Spring

Genre : Romance,Happy.

Cast : Sunny and Sungmin.


   "Hey tukang tidur! sebaiknya kau bangun sekarang sebelum air didalam ember ini membasahi wajahmu yang menyebalkan itu!" gerutuku.
    "Memangnya... bisa cewek sepolosmu itu membasahi wajahku dengan air dalam ember?" jawab sungmin dengan sedikit ledekan yang tertuju pada gadis polos (sunny) yang tidak tahu apa apa? dan hanya bisa mengintil padanya.
    "Hey kau! kau bodoh ,aku ini hanya terlalu baikkkkk!!!" elak sunny sambil menjambak kecil rambut sungmin.
   "Awwww! jangan lakukan itu lagi, itu menyakitkan gadis polos!" sungmin dengan santainya menarik tangan sunny dan jatuh kepelukannya , dengan tenangnya "Tunggu sedikit lagi".
     "......." jangtung sunny berdebar semakin lama semakin kencang dalam pelukan sungmin "Waa..aah!!! i..ni pelecehan bodoh! cepat bangun sebelum kita terlambat masuk sekolah ".
      "Hmmm ya baiklah" jawab sungmin dan langsung bangkit dari tempat tidurnya.

(Di ruang tamu) 
       "bibi sangat berterimakasih padamu sunny karena mau membantu bibi membangunkan sungmin".
    "Ah bibi, jangan bilang terimakasih ini hanya pekerjaan yang mudah kok!" jawabku dengan nada sok tegar.
     "Hey ayo cepat sebelum terlambat" kata sungmin.
     "Baiklah! bibi kami permisih dulu".

(Sesampai disekolah)
    "Sungmin oppa! kau terlihat semakin hari semakin tampan" rayu seorang siswa kelas1 di SMA Nakase.
    "Ah kau bisa saja , terimakasih aku harus kekelas dulu " jawab sungmin dengan ramah.
         Dalam hati sunny menggerutu 'apa apaan itu! sangat menjijikan kau telihat tampan??? huuuh apanya? dari sikapnya saja tidak menarik! semua tertipu dengan senyuman sok manis itu!!!'.
       
   "Hey! kau jangan melamun ditengah jalan kau bisa diteriaki masa , dari pada kau bengon tidak karuan sebaiknya kau bawakan tasku ini".
            Tampa sadar aku langsung meraih tas itu dan membawanya sampai kekelas
        
Pelajaranpun berakhir semua siswa berhamburan keluar kelas menuju kantin untuk makan siang kare na waktunya istirahat.
       "Sunny tolong belikan aku sepotong roti dan susu!" suruh sungmin.
     "Kau ini tidak peka ya? aku juga ingin makan siang dengan santai tanpa gangguan kau bodoh" jawabku tegas.
      "Sunnyku kau yang paling bisa kuandalkan dan kupercaya aku mohon sangat padamu kau tidak lihat tubuhku lemah karena belum sarapan " rayu sungmin kepada sunny yang memasang muka jutek.
       "Yasudahlah mana? kau harus bangun lebih pagi agar tidak merepotkanku!" akhirnya aku tetap saja mau dijadikan babu oleh sibodoh itu , tapi apadaya karena aku sangat menyukainya aku rela menjadi babu setianya.


      "Sunny bisakah kau membawa kertas kertas ini ke perpustakaan" bujuk seorang lelaki yang sekelas denganku.
        "hemmmm baiklah" jawabku dengan sedikit anggukan 
        "Maaf kanzaki sunny sudah punya janji denganku , kau ini bagaimana masa kau menyuruh gadis kecil ini membawa tunpukan kertas yang menutupi kepala" sambung sungmin.
                  Kanzaki langsung pergi meninggalkanku dan sungmin sambil menahan malu.
       "ehmm sung.. " kata kataku terputus karena sungmin langsung menebaknya "kenapa? kau ingin bilang terimakasih? hm sudahlah kata kata itu membosankan , sunnykan yang terpenting bagiku karena jika kau disuruh kanzaki nanti kau tidak bisa membantu aku lagi!".
       "SUNGMIIIIN!!! aku mohon perilakukan aku seperti gadis gadis itu dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah!!!" kataku tegas.
         "Baiklah!" jawabnya lirih dan langsung pergi meninggalkan aku begitu saja .

 Jam pelajaran terakhirpun telah berakhir semua anak pulang kerumah masing masing.
       "ehhmm sungmin kau tidak mau aku membawakan tasmu?" tawarku.
   "tidak apa , katanya kau mau aku perlakukan seperti gadis gadis itu? sekarang juga aku akan perlakukanmu seperti itu "
                  dalam hati sunny ' sungmin tidak menyuruh nyuruhku? ahhh itu sangat menyeramkan'.


(keesokan paginya)
     "sung..." kata kataku terputus lagi "hey kau jangan melamun ayo cepat kita berangkata ke sekolah sebelum kita terlambat" ajaknya dengan senyuman lembut dan kata kata yang ramah yg membuatku semakin merinding.
      "sungmin tidak biasanya kau bangun sepagi ini? kesambet apaan?" tanyaku.
               sungmin hanya membalas dengan senyum lembutnya.
     "mana tasmu? sini aku bawakan" tawarku.
    "tidak usah repot repot , aku bisa membawanya sendiri kok" jawab sungmin dengan senyum lembutnya itu.
      "sudahlah jangan merasa sok kuat kau kan tidak bisa kalau tanpa bantuanku" jawabku sok penting.
     "sunny kau yang bilang ingin diperlakukan seperti mereka kan ?" tegas sungmin tetap dengan senyuman khasnya itu.
      "Baiklah!" akupun langsung berlari menjauh dari sungmin.


Hari ini aku bolos sekolah karna aku takut menemui sungmin , sungmin memang beda memperlakukanku dengan gadis gadis itu tapi aku pergi ketempat yang menyejukan hatiku, ini tempat yang biasa aku jumpai dengan sungmin waktu TK , saat orangtuaku bertengkar aku pasti langsung ketempat ini dan menangis dengan puas bersama sungmin.
    " Wah waktu yang tepat saat bunga bunga bermekaran , walaupun aku masih sedikti sesak karena sungmin tapi aku akan mencoba melupakan hal yang tidak penting itu , huaaaaaah udaranya sangat sejuk membuat aku mengantuk" gumamku , aku pun tertidur di bawah pohon sakura yang sedang bermekaran.



(Di sekolah)
      "kanzaki , sunny kenapa tidak masuk?" tanya sungmin.
      "aku tidak tahu , bukannya kau yang selalu bareng sma dia?" jawab kanzaki.                                                 
     "apa? kau tidak tahu kalau dia kemana? kanzaki aku harus pergi sekarang maaf tolong bilang ke pak guru kalau akau harus izin karena ada acara keluarga"
                "baiklah kalau begitu" kata kanzaki.


sungmin pun langsung pergi meninggalkan sekolah hanya untuk mencari sunny yang hilang tanpa jejak.
   "hmmm kemana dia , bagaimana kalau dia diculik dia kan sangat polos , bodoh sekali!membuatku khawatir saja" gumam sungmin 
sungminpun terus berjalan "apa mungkin sunny pergi ketempat itu" gumam sungmin , sungminpun langsung berlari kecil ketempat indah itu.

      "Hey!malah tidur !" panggil sungmin.
      "huaaaah sungmin? kenapa kau ada disini , kau tidak sekolah?" tanya sunny.
      "kau sering memanggilku bodoh , tapi ternyata kau yang bodoh harusnya aku yang beratanya seperti itu.kenapa kau malah bersantai di tempat ini?pergi tanpa pamit membuat semua orang khawatir"gerutu sungmin 
      "memangnya ada orang yang menghawatirkan ku? orang tuaku sibuk dengan pekerjaanya sedangkan aku tidak mempunyai teman:"jawab sunny.
        "oh...jadi kau tidak menganggap si bodoh ini temanmu?"tanya sungmin.
        "memang kau mau menjadi temanku?kamu saja selalu menyuruh-nyuruh aku"keluh sunny.
        "ternyata benar yang bodoh itu kau,kau ini tidak peka banget sih!"
        "hah?maksudmu?"tanya sunny dengan mimik penasaran.
        "hah,dasar bodoh!pikir saja sendiri"kata sungmin.
       "jangan-jangan kau mempunyai rasa kepada ku?hahahaha...aku tidak akan tertipu dengan itu aku capek dengan drama ini membuatku pusing!"jawab sunny.
       "wah..ternyata kau bisa memilih tempat yang bagus untuk tidur ya..di bawah pohon  sakura yang sedang bermekaran dan udara sesejuk ini"kata sungmin mengalihkan pembicaraan.
         "aku ke sini karena sudah lama tidak ke tempat seindah ini,padahal waktu kita masih kecil kita sering menghabiskan waktu di tempat ini aku rindu saat-saat itu"gumam sunny.

          "apakah kamu ingin bermain seperti dulu lagi?"tanya sungmin dengan wajah serius.
          "haaaa.....aku tidak akan tertipu lagi itu hanya candaanmu saja kan?"tanya sunny.
 sungminpun bangkit dan memetik bunga sakura yang sedang bermekaran itu dan memberikannya kepada sunny.
sunny hanya terdiam melihat perubahan sikap sungmin .
       "dulu saat kita masih kecil aku pasti akan mencoba mengambil setangkai bunga sakura untukmu , walaupun waktu itu aku masih sangat kecil dan tidak bisa menggapai ranting ranting itu" gumam sungmin
        "sungmin jika kau tahu , aku sangat mencintaimu walau aku hanya diperlakukan seperti pembantu" jawab sunny jujur sambil meneteskan airmata.
sungmin tersenyum "hahahaha kau lucu sekali sunny , asal kau tahu aku sudah dari kecil menyimpan perasaan kepadamu , aku memperlakukanmu seperti itu karena aku tidak ingin kau menjauh dariku , karena tanpamu hidupku tak akan berarti .. aku juga sangat mencintai mu , terimakasih sudah mencintaiku" balas sungmin dengan persaan hati yang lega sekaligus bahagia.


   Akhirnya cintaku terbalaskan disaat musim semi , musim yang sangat indah saat bunga bunga bermekaran seperti perasaanku saat ini .

The Sweetness of Spring
Tamat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar